Breaking News

Ahok Tunggu Fatwa MK Soal Cuti

    Ahok Tunggu Fatwa MK Soal Cuti

Gubernur DKI Jakarta Basuki `Ahok` Tjahaja Purnama menolak cuti menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Kalau tak boleh, Ahok memilih tidak kampanye.

"Saya cuma mau minta fatwa Mahkamah Konstitusi apa benar Undang-undang memaksa saya cuti, sekalipun saya tidak mau kampanye," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/8/2016).

Ahok punya alasan kuat tidak mau meliburkan diri. Dia hendak mengawal penyusunan APBD 2017 dan optimalisasi penyerapan APBD 2016. Menurut Ahok, waktu antara 26 Oktoberi 2016 sampai 11 Februari 2017 kritis.

Ahok tidak cemas kalau pilihannya tidak kampanye akan memengaruhi hasil pilgub. Bagi dirinya, apa yang didapat saat ini sudah cukup. Dia merasa beruntung, paling tidak, pernah jadi orang nomor satu di Ibu Kota.

Dia juga merasa sudah banyak meninggalkan bukti bahwa dirinya benar-benar bekerja. Menurut dia, jadi gubernur atau tidak soal pilihan. "Orang akan ingat, `Oh yang meresmikan ini si Ahok, yang mengerjakan ini, si Ahok`."

Ahok menjamin tidak akan menyalahgunakan wewenang karena tidak cuti selama masa kampanye, sepertikekhawatiran norma dalam UU 10/2016. Lagi pula, selama ini dirinya sudah berlaku jujur.

"Saya ada bantu yayasan-yayasan enggak? Sederhana saja, kalau saya manfaatkan jabatan, aku mau enggak berantem sama RT dan RW?" Ahok menjamin.

Ahok akan tetap menjadi gubernur hingga Oktober 2017. Jika pada akhirnya MK menolak keinginan dirinya, Ahok siap cuti. "Kalau enggak cuti, saya disingkirin."

No comments