Risma: Begitu Disumpah, Saya Ikhlas Mati untuk Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali menegaskan dirinya akan tetap bertahan memimpin Kota Pahlawan hingga masa jabatannya berakhir. Ia bahkan akan mencari cara agar dirinya tak hijrah ke DKI Jakarta.
Pernyataan perempuan disapa Risma itu terkait dengan kemunculan namanya dalam wacana calon Gubernur DKI pada pemilihan 2017. Namanya disebut-sebut bakal diusung PDI Perjuangan.
Risma menegaskan tak pernah sedikitpun ia membayangkan bakal hijrah ke DKI. Bahkan, ia tak pernah membayangkan dapat mandat untuk meramaikan Pilgub DKI pada 2017.
Yang menjadi konsentrasinya, yaitu bekerja untuk warga Surabaya. Ia juga sudah menjelaskan tugas dan amanahnya itu kepada keluarga.
(Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini,)
"Begitu disumpah (menjadi wali kota), saya sudah ikhlas mati (bekerja melayani) warga Surabaya," ungkap Risma dalam acara memperingati Hari Ulang Tahun ke-71 RI di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (13/8/2016) pagi.
Ibu dua anak itu mengatakan tak pernah sedikitpun untuk meninggalkan Surabaya. Ia berjanji akan selalu berada di Surabaya hingga masa jabatannya berakhir pada 2021.
Risma menjadi Wali Kota Surabaya untuk kedua kalinya setelah memenangkan Pilkada Desember 2015. Belakangan, namanya didorong-dorong untuk maju dalam Pilgub DKI menantang calon petahana Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Bahkan, komunitas pendukung Jakarta Love Risma (Jaklovers) mendatangi Surabaya. Mereka meminta restu warga Surabaya untuk mengikhlaskan Risma ke Jakarta.
Namun Risma berulang kali menegaskan ia tak pernah ingin menjabat Gubernur DKI. Baginya, jabatan itu amanah. Bukan kalah atau menang yang ia pikirkan. Tapi bagaimana pemimpin dapat menyejahterakan warganya.
No comments